Kamis, 17 Maret 2011

Sedekah Sebagai Weker

”Pasti ada yang belum beres nih,’’ simpul Mona Ratuliu, ketika bisnisnya tersendat padahal prosedur standar sudah ditempuhnya dengan baik. Jadi, apa lagi yang kurang?
‘’Ah, kurang sedekah,’’ akhirnya Mona menyadari sendiri jawabannya. Segera saja selebritas ini menyisihkan sebagian rejekinya untuk sedekah. Alhamdulillah, tak lama lalu usahanya berjalan lancar.
Setelah menyimak jurus sedekah Ustadz Yusuf Mansur dari kawan-kawan seprofesinya, Mona mengaku mulai rajin bersedekah. Mulanya, ia bersedekah melalui even yang lazim seperti ulang tahun dia, suami, atau anak-anak. ‘’kami biasanya merayakannya dengan mengikutsertakan kaum dhuafa dari panti asuhan, pesantren, dan anak jalanan,’’ ungkap Mona.
Sejak menghayati jurus sedekah, ia tak hanya bederma saat even tahunan. Tapi dia usahakan setiap hari, terutama ketika sedang menghadapi hajat. Dan, sudah dirasakannya dampak sedekah.
‘’Banyak hal yang didapat dari sedekah. Misalnya kemudahan dalam menyelesaikan persoalan keluarga, bisnis, dan sebagainya,’’ kata Mona.
Karena itulah, di lalu menjadikan sedekah sebagai ‘’weker’’. Artinya, kalau ada masalah pelik yang tak selesai-selesai atau tak terduga dalam kehidupan sehari-hari, berarti ada yang tidak beres dengan sedekah. Mungkin kurang, atau barangkali belum sempurna ditunaikan.
Mengutip Ustadz Yusuf Mansur, khasiat keajaiban sedekah pasti datang, tapi syarat dan ketentuan berlaku. Yaitu, sedekah dengan yang terbaik. Apakah itu jumlahnya, kualitasnya, maupun saatnya.
‘’Kalau sedekah seribu perak, ya keterlaluan jika berharap dapat mobil. Kalau sedekah berupa baju bekas, ya jangan minta motor baru,’’ Ustadz memberi tamsil.
Sedekah akan semakin ‘’bunyi’’, bila yang disedekahkan adalah sesuatu yang paling kita cintai atau yang paling sedang dibutuhkan saat itu.
‘’Terus terang saya tidak pernah menghitung-hitung sedekah yang saya keluarkan. Subhanallah, belum pernah saya dengar cerita kalau sedekah itu menjadikan kita miskin,’’ papar Mona Ratuliu sambil mengajak untuk menjadikan sedekah sebagai kebiasaan hidup. 



Tidak ada komentar: